Perilaku Biaya Aktivitas
Dasar-dasar Perilaku Biaya
Perilaku Biaya (cost behavior) adalah istilah umum untuk mendeskripsikan apakah biaya berubah seiring dengan perubahan keluaran. Biaya-biaya bereaksi pada perubahan keluaran dengan berbagai cara. Pembahasan mengenai hal ini biaya tetap, biaya variable, dan biaya campuran akan dimulai dengan melihat kemungkinan-kemungkinan yang paling sederhana.
Biaya Tetap
Biaya yang jumlahnya tetap sama ketika keluaran berubah disebut biaya tetap (fixed cost). Lebih formalnya, biaya tetap adalah biaya yang dalam jumlah keseluruhan tetap konstan dalam rentang yang relevan ketika tingkat keluaran aktivitas berubah. Untuk mengilustrasikan perilaku biaya tetap, kita ambil contoh perusahaan yang memproduksi pemanas pada teko kopi yaitu Reddy Heaters. Meskipun terdapat berbagai aktivitas yang dilakukan perusahaan ini, kita ambil satu contoh saja, yakni aktivitas pemotongan pipa. Di dalam aktivitas ini, mesin digunakan untuk memotong pipa logam tipis menjadi potongan-potongan sepanjang 3 inci. Karena potongan 3 inci ini digunakan dalam setiap pemanas, kita dapat menggunakan jumlah pemanas sebagai ukuran keluaran dari aktivitas pemotongan.
Agar lebih mudah, anggaplah aktivitas pemotongan menggunakan dua masukan, yaitu mesin pemotong dan listrik untuk mengoperasikan mesin pemotong. Mesin pemotong disewa seharga $60.000 per tahun dan memiliki kapasitas untuk memproduksi sampai dengan 240.000 potongan 3 inci dalam setahun. Biaya penyewaan mesin pemotong adalah biaya tetap karena biaya tersebut akan tetap sebesar $60.000 pertahun, tidak peduli banyaknya potongan yang dihasilkan. Perilaku ini di ilustrasikan oleh contoh berikut ini.
Dua bagian dari definisi biaya tetap perlu pembahasan lebih jauh: rentang yang relevan dan istilah “dalam jumlah keseluruhan”. Rentang yang relevan (relevant range) adalah rentang keluaran saat asumsi hubungan biaya/keluaran berlaku. Dalam aktivitas pemotongan, mesin pemotong yang saat ini disewa dapat memproduksi hingga 240.000 unit potongan pipa 3 inci per tahun. Jadi, rentang yang relevan adalah dari nol hingga 240.000 unit-tingkat keluaran dengan jumlah biaya sewa tetap konstan. Reddy Heaters membayar $60.000 per tahun untuk sewa peralatan, tidak peduli mesin tersebut memproduksi 0, 60.000, 120.000 atau 240.000 unit.
Tampilan 3-1 Perilaku Biaya Tetap: Aktivitas pemotongan, Reddy Heaters
Perhatikan grafik biaya tetap pada tampilan 3-1. Dalam rentang yang relevan, perilaku biaya tetap ditunjukkan dengan gatis horizontal. Perhatikan bahwa jika yang diproduksi 120.000 unit, biaya sewa adalah $60,000; jika yang diproduksi 240.000 unit, biaya sewa masih sebesar $60,000. Jumlah ini menunjukkan biaya tidak berubah ketika tingkat keluaran bervariasi, jumlah biaya tetap dapat dinyatakan dengan persamaan berikut.
Jumlah Biaya Tetap = $60.000
Meskipun jumlah biaya sewa tidak berubah, biaya tiap potongan logam 3 inci (biaya per unit) berubah ketika potongan yang diproduksi lebih banyak. Dalam rentang 60.000 hingga 240.000 unit, biaya sewa mesin pemotong pipa untuk tiap unit potongan logam 3 inci menurun dari $1,00 menjadi $0,25. Oleh karena itu, meskipun jumlah biaya tetap tidak berubah saat keluaran meningkat, biaya tetap per unit akan berubah karena biaya tetap disebar ke lebih banyak pengeluaran. Jadi, biaya tetap dapat berubah, tetapi perubahan itu tidak bergantung pada perubahan keluaran.
Biaya Variabel
Biaya Variabel (Variable cost) adalah biaya yang dalam jumlah keseluruhan bervariasi secara proporsional terhadap perubahan keluaran. Jadi, biaya variable naik ketika keluaran naik dan akan turun ketika keluaran turun. Biaya variabel dapat juga dinyatakan dengan persamaan linear. Disini, jumlah biaya variabel bergantung pada tingkat penggerak. Hubungan ini dapat dideskripsikan sebagai berikut.
Jumlah Biaya Variabel = Biaya variabel per unit x Jumlah unit
Biaya Campuran
Biaya Campuran adalah biaya yang memiiki komponen tetap dan variabel. Persamaan linear untuk biaya campuran adalah sebagai berikut.
Jumlah Biaya = Biaya tetap + Jumlah biaya variabel
Mengklasifikasikan Biaya Sesuai dengan Perilaku
Batasan Waktu Penentuan suatu biaya merupakan biaya tetap atau variabel bergantung pada batasan waktu. Menurut ilmu ekonomi, dalam jangka panjang (long run), semua biaya adalah variabel. Dalam jangka pendek (short run), paling tidak satu biaya adalah tetap. Lama dari periode jangka pendek bergantung pda pertimbangan subjektif manajemen dan tujuan dilakukannya perkiraan perilaku biaya tersebut.
Sumber Daya dan Ukuran Keluaran Setiap aktivitas memerlukan sumber daya untuk menyelesaikan tugas yang harus dilakukan. Sumber daya dapat meliputi bahan baku, energy atau bahan bakar, tenaga kerja, dan modal. Masukan-masukan ini digabungkan untuk memproduksi suatu keluaran.
Tampilan 3-2 Model Perilaku Biaya Aktivitas
Istilah lain untuk ukuran keluaran adalah penggerak. Penggerak aktivitas menjelaskan perubahan dalam biaya aktivitas dengan mengukur perubahan dalam penggunaan aktivitas atau keluaran. Oleh karena itu, penggerak untuk penanganan baku bisa berupa jumlah perpindahan; penggerak untuk pengapalan barang bisa berupa unit yang terjual; dan penggerak untuk pencucian kain tempat tidur di rumah sakit adalah banyaknya cucian. Pilihan atas penggerak tidak hanya disesuaikan untuk perusahaan tertentu, tapi juga untuk aktivitas tertentu atau biaya yang diukur.
Penggerak aktivitas dibagi menjadi dua kategori umum, yaitu penggerak produksi (atau tingkat unit) dan penggerak tingkat nonunit unit. Penggerak produksi menjelaskan perubahan dalam dalam biaya ketika unit yang diproduksi berubah.
Penggerak Tingkat Nonunit Penggerak tingkat nonunit menjelaskan perubahan dalam biaya ketika factor-faktor lain (selain unit) berubah. Dalam sistem biaya berdasarkan fungsi, perilaku biaya diasumsikan hanya dideskripsikan oleh penggerak tingkat unit. Sistem berdasarkan aktivitas menggunakan penggerak tingkat unit dan nonunit.
Aktivitas, Penggunaan Sumber Daya, dan Perilaku Biaya
Biaya-biaya jangka pendek kerap tidak cukup memadai untuk menggambarkan seluruh biaya yang dibutuhkan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mendistribusikan, dan mendukung suatu produk. Perilaku biaya jangka panjang dan jangka pendek berhubungan dengan aktivitas dan sumber daya yang diperlukan untuk melakukannya. Kapasitas adalah kemampuan actual atau potensial untuk melakukan sesuatu. Jadi dalam pembahasan mengenai kapasitas suatu aktivitas, hal yang dideskripsikan adalah jumlah aktivitas yang dapat dilakukan perusahaan. Banyaknya kapasitas yang diperlukan bergantung pada tingkat kinerja yang diminta. Biasanya, dapat diasumsikan bahwa kapasitas yang diperlukan berhubungan dengan tingkat aktivitas yang dikerjakan secara efisien. Tingkat yang efisien atas kinerja aktivitas disebut kapasitas praktis (practical capacity). Hal itu teradang terdapat kelebihan kapasitas.
Sumber Daya Fleksibel
Sumber daya fleksibel (Flexible resources) dipasok saat digunakan dan dibutuhkan. Sumber daya ini diperoleh dari pihak luar dan tidak membutuhkan komitmen jangka panjang untuk membeli sejumlah sumber daya tertentu. Jadi, organisasi bebas membeli hanya sebatas jumlah yang dibutuhkan. Karena biaya sumber daya yang dipasok ketika diperlukan sama dengan biaya sumber daya yang digunakan, jumlah biaya sumber daya naik ketika permintaan untuk sumber daya tersebut naik. Oleh karena itu, biaya sumber daya fleksibel merupakan biaya variabel.
Sumber Daya Terikat
Sumber daya terikat (committed resources) adalah sumber daya yang dipasok sebelum penggunaan; mereka didapat dengan menggunakan kontrak eksplisit atau implicit untuk memperoleh sejumlah sumber daya tertentu, tanpa memandang efektivitas penggunaan jumlah sumber daya. Sumber daya terikat dapat memiliki kapasitas yang tidak terpakai karena kapasitas yang tersedia lebih banyak daripada yang digunakan. Pembelian atau penyewaan gedung dan peralatan adalah contoh bentuk akuisisi sumber daya di muka. Pembebanan tahunan yang berhubungan dengan kategori multiperiode tidak bergantung pada penggunaan actual sumber daya. Oleh karena itu, pembebanan-pembebanan tersebut dapat didefinisikan sebagai biaya tetap terikat (committed fixed cost) dan menyediakan kapasitas aktivitas jangka panjang. Sumber daya terikat untuk jangka lebih pendek disebut sebagai biaya tetap diskresi (discreationary fixed cost). Biaya ini adalah biaya yang terjadi karena perolehan kapasitas aktivitas jangka pendek.
Perilaku Biaya Bertahap (Step Cost)
Biaya bertahap (step cost) menampilkan tingkat biaya yang konstan untuk rentang keluaran tertentu dan pada titik tertentu naik ke tingkat biaya lebih tinggi, biaya tersebut tidak berubah untuk rentang keluaran yang sama. Tarif aktivitas tetap (fixed activity rate) adalah jumlah biaya terikat dibagi dengan jumlah kapassitas yang tersedia. Tarif aktivitas variabel adalah jumlah biaya sumber daya fleksibel dibagi dengan kapasitas yang digunakan.
System perhitungan biaya berdasarkan fungsi umumnya hanya menyediakan informasi mengenai biaya sumber daya yang dibeli. Di lain pihak, system manajemen berdasarkan aktivitas menyediakan informasi mengenai banyaknya aktivitas yang digunakan dan biaya penggunaannya. Hubungan antara jumlah sumber daya yang tersedia dan sumber daya yang digunakan dinyatakan oleh persamaan berikut.
Sumber daya = Sumber daya + Kapasitas yang
yang tersedia yang digunakan tidak digunakan
Persamaan ini dapat dinyatakan dengan menggunakan jumlah fisik maupun jumlah uang.
Pesanan tersedia = Pesanan yang + Pesanan yang
digunakan tidak digunakan
Implikasi-implikasi untuk Pengendalian dan Pengembalian Keputusan
Sistem pengendalian operasional mendorong para manajer untuk lebih memperhatikan pengendalian atas penggunaan dan pengeluaran sumber daya. sistem pengendalian operasional yang didesain dengan baik akan memungkinkan para manajer untuk menilai perubahan permintaan sumber daya yang akan terjadi dari keputusan tentang bauran produk baru. Penambahan produk baru yang diselaraskan dengan keinginan pelanggan dapat meningkatkan kebutuhan atau aktivitas overhead. Jika kapasitas aktivitas tidak cukup, maka pengeluaran sumber daya harus naik. Sama halnya jika pengelolaan aktivitas menimbulkan kelebihan kapasitas (dengan ditemukannya cara mengurangi penggunaan sumber daya), para manajer harus mempertimbangkan apa yang akan dilakukan dengan kelebihan kapasitas tersebut secara hati-hati. Menghilangkan kelebihan kapasitas dapat menurunkan pengeluaran sumber daya sehingga laba meningkat secara keseluruhan. Alternatifnya, kelebihan kapasitas dapat digunakan untuk meningkatkan jumlah dan jenis produk sehingga pendapatan dapat meningkat tanpa meningkatkan pengeluaran.
Metode untuk Memisahkan Biaya Campuran Menjadi komponen Tetap dan variabel
Ada tiga metode yang digunakan secara luas untuk memisahkan biaya campuran menjadi komponen tetap dan variabel, yaitu : metode tinggi-rendah scatterplot dan metode kuadrat terkecil. Setiap metode menggunakan asumsi hubungan linear. Oleh sebab itu konsep linearitas perlu ditinjau kembali sebelum membahas metode-metode tersebut secara mendalam.
Asumsi Linearitas
Definisi biaya variabel mengasumsikan hubungan linear antara biaya aktivitas dan penggerak aktivitas terkait. Jika asumsi hubungan linear digunakan, maka masalah utamanya adalah seberapa baik asumsi ini memperkirakan fungsi biaya yang mendasarinya. Berikut persamaan garis lurus.
Jumlah biaya = Biaya tetap + (biaya variable perunit x keluaran)
Persamaan linear tersebut adalah rumus biaya. “jumlah Biaya” adalah variabel terikat (dependent variable) yang merupakan biaya yang akan diperkirakan. “Keluaran” adalah ukuran aktivitas; keluaran adalah variabel bebas (independent variable). “Biaya tetap” adalah parameter perpotongan (intercept parameter) dan bagian tetap dari jumlah biaya. Akhirnya “Biaya per unit” adalah biaya tiap unit aktivitas yang juga disebut parameter kemiringan (slope parameter).
Variabel terikat adalah variabel yang nilainya bergantung pada nilai dari variabel lain. Variabel bebas adalah variabel yang mengukur keluaran dan menjelaskan perubahan dalam biaya. Variabel bebas adalah penggerak aktivitas. Pilihan suatu variabel bebas berhubungan dengan kemungkinan nilai ekonominya. Parameter perpotongan berhubungan dengan biaya tetap. Secara grafis, parameter perpotongan adalah titik dimana garis biaya campuran memotong atau memotong sumbu biaya (vertikal). Parameter kemiringan berhubungan dengan biaya variabel per unit aktivitas.secara grafis, parameter kemiringan menunjukkan kemiringan garis biaya campuran.
Metode Tinggi-Rendah
Metode tinggi-rendah (high-low method) adalah suatu metode untuk menentukan persamaan suatu garis lurus dengan terlebih dahulu memilih dua titik (titik tinggi dan rendah) yang akan digunakan untuk menghitung parameter perpotongan dan kemiringan. Titik tinggi didefinisikan sebagai titik degan tingkat keluaran atau aktivitas tertinggi. Titik rendah didefinisikan sebagai titik dengan tingkat keluaran atau aktivitas terendah. Persamaan untuk menentukan biaya variabel perunit dan biaya tetap adalah sebagai berikut.
Biaya Variabel perunit = Perubahan biaya/Perubahan keluaran
Biaya variabel perunit = (biaya tinggi – biaya rendah)/(keluaran tinggi – keluaran rendah)
Dan
Biaya tetap = Jumlah biaya titik tinggi – (biaya variabel per unit x Keluaran tinggi)
Atau
Biaya tetap = Jumlah biaya titik tinggi – (Biaya variabel per unit x Keluaran tinggi)
Metode Scatterplot
Metode Scatterplot adalah suatu metode penentuan persamaan suatu garis dengan menggambarkan data dalam suatu grafik. Langkah pertama dalam menerapkan metode scatterplot adalah menggambarkan titik-titik data sehingga hubungan antara biaya penyetelan dan tingkat aktivitas dapat terlihat. Salah satu tujuan grafik scatter adalah melihat asumsi hubungan linear. Grafik scatter dapat membantu memberikan pengetahuan tentang hubungan antara biaya dan penggunaan aktivitas.keunggulan signifikan dari metode scatterplot adalah memungkinkan kita untuk melihat data secar visual. Kelemahan metode scatterplot adalah tidak ada criteria objektif untuk memilih garis terbaik. Kualitas rumus biaya bergantung pada kualitas penilaian subjektif dari analis.
Metode Kuadrat Terkecil
Metode kuadrat terkecil (method of least squares) menguadratkan setiap deviasi, dan menjumlahkan deviasi yang dikuadratkan tersebut sebagai ukuran kedekatan keseluruhan. Pengaudratan deviasi ini menghindari masalah yang disebabkan oleh bauran angka positif dan negatif. Pada dasarnya, pembandingan ukuran kedekatan dapat menghasilkan suatu pemeringkatan semua garis dari yang terbaik sampai yang terburuk. Garis yang lebih mendekati titik dibanding garis lainnya disebut garis kesesuaian terbaik (best fitting line), yaitu garis dengan jumlah kuadrat deviasi terkecil. Metode kuadrat terkecil mengidentifikasi garis yang paling sesuai.
Penggunaan Program Regresi
Program regresi spreadsheet menyediakan lebih dari sekedar perkiraan koefisien. Program ini menyediakan informasi yang dapat digunakan untuk melihat kemungkinan persamaan biaya yang dapat dipercaya. Karena rumus biaya regresi adalah garis yang paling sesuai , rumus ini seharusnya menghasilkan prediksi biaya yang lebih baik.
Keandalan Rumus Biaya
Meskipun keluaran menyediakan informasi berguna lainnya untuk menilai keandalan statistic, kita hanya akan melihat goodness of fit. Ukuran ini penting karena metode kuadrta terkecil mengidentifikasi garis yang paling sesuai, tetapi tidak mengungkapkan seberapa baik kesesuaian berikut. Garis yang paling sesuai mungkin bukan merupakan garis yang terbaik. Garis yang paling sesuai mungkin tidak memprediksi biaya dengan baik.
R Kuadrat-Koefisien Determinasi
Secara statistic, kita dapat menentukan seberapa besar variabilitas dijelaskan dengan melihat koefisien determinasi atau R kuadrat. Koefisien determinasi atau R kuadrat adalah presentase variabilitas variabel terikat yang dijelaskan oleh suatu variabel bebas. Semakin tinggi presentase variabilitas biaya yang dijelaskan, semakin baik garisnya.karena koefisien determinasi tersebut merupakan presentase variabilitas yang dijelaskan, nilainya selalu berkisar antara 0 dan 1. Tidak ada batasan yang jelas untuk koefisien determinasi yang baik dan buruk. Semakin dekat R kuadrat ke-1, maka semakin baik garisnya.
Koefisien Korelasi
Ukuran goodness of fit adalah koefisien korelasi, yaitu akar dari koefisien determinasi. Karena akar dapat bernilai negative, nilai koefisien korelasinya berkiar antara -1 dan +1. Jika koefisien korelasinya positif, maka kedua variabelnya bergerak menuju arah yang sama dan terdapat korelasi positif. Korelasi positif sempurna akan menghasilkan nilai 1 untuk koefisien korelasi. Di lain pihak, jika koefisien korelasinya negative, maka kedua variabel bergerak menuju arah yang dapat diprediksi, tetapi berlawanan arah. Korelasi negatif sempurna akan menghasilkan koefisien korelasi sebesar -1. Nilai koefisien korelasi mendekati nol mengidentifikasi tidak adanya korelasi.
Regresi Berganda
Dalam hal dua atau lebih variabel penjelasan, persamaan linear diperluas untuk mencakup variabel tambahan.
Jika terdapat dua atau lebih variabel bebas, metode tinggi-rendah dan scatterplot tidak dapat digunakan. Untungnya, perluasan metode kuadrat terkecil dapat dilakukan secara langsung. Jika kuadrat terkecil digunakan untuk membuat suatu persamaan yang melibatkan dua atau lebih variabel penjelas, metodenya disebut regresi berganda (multiple regression).
Penilaian Manajerial
Secara sederhana, beberapa manajer menentuka biaya aktivitas tertentu menjadi kategori tetap dan lainnya menjadi kategori variabel, tanpa menghiraukan kemungkinan biaya campuran. Kemungkinan lain adalah manajemen mengidentifikasi biaya campuran dan membagi biaya-biaya ini ke dalam komponen tetap dan variabel dengan memutuskan bagian bagian biaya yang merupakan biaya tetap dan variabel. Keunggulan dari penggunaan pertimbangan manajerial untuk memisahkan biaya tetap dan variabel terletak pada kesederhanaannya. Saat manajer memiliki pengetahuan yang mendalam tentang perusahaan dan pola biayanya, metode ini dapat memberikan hasil yang baik.
sumber: Akuntansi Manajerial, Hansen Mowen Jilid 1 edisi 8, chapter 3 "Perilaku Biaya Aktivitas"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar